Rabu, 08 Sept 2010

Pesan terbaru: 5 jam, 28 menit yg lalu
  • Christien : papuaaaa... Sa rinduu skaliii
  • saireri : siang bro Rudolf pakabar
  • Rudolfo : slamat ol juga buat odul dan my cia
  • chey : iya bapade....
  • Rudolfo : pagi chey.. juga ayari mat aktivitas
  • chey : met pagi juga Youtefa.....
  • Youtefa : slamat aktifitas allpapuanlovers, juga buat sist ayari
  • Adel Suri : Mt sore ;'mua...^_*
  • Youtefa : utien.. sa permisi dlu ee.. mau ke pante jadi.. makasih... sukses slalu
  • Utien : siang juga...kaka yotefa...dan semuanya

Register atau login dulu

Oleh Edison   
tamu
OPM...apakah itu ??
Artikel & Berita -
Jumat, 01 Mei 2009 05:32
Dear All....
 Terlepas dari bagaimana saudara/i  mendefinisikannya...baik itu secara politis..
 maupun dari sudut pandang saudara melihatnya, ....
 secara histori sejarah pekabaran Injil di tanah Papua merupakan landasan yang sangat kuat dewasa ini..
 yang merupakan warisan dari para utusan zending atau guru guru penginjil dimasa lalu...........
 itu adalah awal kemerdekaan bagi orang Papua..
 dan saksi bisu itu dapat saudara/i jumpai di pulau Mansinam....
 Terlepas dari surat Kongres AS,..yang memicu memanasnya suhu politik di Papua saat ini,
 saya hanya mau mengkritisi dari sudut pandang HUKUM, secara hukum dua Tokoh OPM di Papua,
 di Jatuhi HUKUMAN oleh Pemerintah RI, namun pendekatan HUKUM belum dilakukan dengan melihat aspek
 dan nilai nilai HAM yang di akui secara Universal diseluruh dunia......
 
 Pak Philip Karma, adalah seorang tokoh yang Idealis, saya juga beberapa kali mengikuti diskusi -
 diskusi bersama dengan beliau..saat pelatihan Jurnalistik beberapa tahun lalu di Tabloid Mingguan Papua Post...
 saya hanya mau menyampaikan bahwa Peristiwa Biak Berdarah belum tersentuh secara HUKUM,
 terutama pendekatan HAMnya...banyak saudara/i saya yang hilang
 hanya karena alasan separatis dan keamanan NEGARA,..
 bagi kami yang kurang paham masalah HUKUM, tentunya peristiwa itu meninggalkan LUKA mendalam
 serta memorial pasisionis yang membekas disetiap ana ana papua disaat itu....
 
 Kalaupun Kongres AS mengirim surat, saya pikir itu harus dilihat dari sudut Pandang HUKUM INTERNASIONAL..
 dalam hal ini pengakuan nilai-nilai HAM secara Universal....Kita tidak bisa menilai dari sudut pandang kita...
 kita saja negara yang berbhineka Tunggal Ika saja, banyak kebijakan yang tidak mengakomodir negara
 secara nasionalis...
 pancasila telah berubah maknanya dari pendiri bangsa ini, SOEKARNO - BUNG HATTA....
 Lagi pula..secara ekonomi AMERIKA mempunyai kepentingan besar yang ada di PAPUA,
 saat ini ada lagi proyek LNG TANGGUH itu berarti papua tidak bisa tidak bisa lagi dilihat dalam konteks Regional,
 namun secara Global ada kepentingan dunia disana.....
 
 OPM..bukanlah sesuatu yang selalu didefinisikan dengan separatis...
 kalaupun saya mau mendefinisikannya OPM adalah : ORANG PAPUA MENGASIHI.....
 jadi..jangan selalu kita melihat dari sudut pandang kepentingan NEGARA..
 tetapi kita juga melihat dari sudut pandang kebutuhan dan keinginan orang papua...
 TANAH PAPUA TANAH DAMAI..adalah momentum yang selalu melandasi setiap gerakan radikal,
 kalaupun ada kerusuhan..jangan selalu digunakan pendekatan militer,
 namun sebaiknya pendekatan sosiologi..perlu dimainkan...kita juga jangan mau mengadili....
 Seandainya kasus kasus di PAPUA mau direview dan dilihat aspek pelanggaran HAM,
 maka akan banyak ditemui kejahatan NEGARA terhadap orang PAPUA..
 itu tidak terekspos selama ini karena pendekatannya hanya dari sisi HUKUM dan demi kepentingan NEGARA,..
 tanpa melihat ASPEK HAM itu..
 
 Jadi seandainya..KONGRES AS mau ikut campur..jangan disimpulkan sebagai satu INTERVENSI,
 tetapi lebih pada nilai2x kemanusiaan....Yang jelas yang namanya POLITIK pasti saja ada yang dikorbankan..
 tetapi jangan rakyat yang dikorbankan hanya untuk kepentingan NEGARA, negara sebaiknya melindungi
 HAK HAK DASAR SETIAP WARGA NEGARA, sepertinya HAM,..
 disaat ini bangsa Indonesia memperingati 63 Tahun MERDEKA...
 untuk itu Jangan Nodai perjuangan pendiri bangsa ini...Jangan ada DARAH dan AIR MATA lagi....
 ORANG PAPUA MENGASIHI.............
 Jou Suba
 www.maykoedison.wordpress.com
 

Komentar 

 
#2 Rando 2010-07-14 17:44
OPM (Orang Pun Mama) :D :D
 
 
#1 Rudolfo 2010-07-14 12:05
Terima kasih bro atas ulasannya di atas, ulasna yang mencoba menggambarkan bahwa Papua tidaklah identik dengan kekerasan, separatisme dan sebagainya.

namun satu hal yg ingin sa sampaikan, OPM adalah ORAGANISASI PAPUA MERDEKA.

kitong tra boleh mengartikan lain.

kalo diplesetkan dalam arti yang lain seperti bro edison bilang orang Papua Mengasihi, atau bro Rando bilang Orang PU Maitua, itu sa kira dalam konteks candaan saja.

sekali lagi OPM tetap OPM yaitu ORGANISASI PAPUA MERDEKA.
 

Login/ Register untuk kase komentar

 
 39 Online 

Komin terbaru

Aktivitas terbaru

Kemarin
Steve Zhorong HC menulis di Steve Zhorong HC pu dinding
10:46 PM
firumi.combrove dan Miss Boa Vista kini berteman
04:50 PM
Rizkha dan Miss Boa Vista kini berteman
04:50 PM
ftungkoiye dan Miss Boa Vista kini berteman
04:50 PM
Steve Zhorong HC menulis di Steve Zhorong HC pu dinding
03:30 PM
Sue upload avatar baru
02:07 PM

Koment Terbaru

Kode Etik | Manajemen | Hubungi Yaswarau | Panduan Web |
Copyright © 2007-2010 Yaswarau - Allpapuanlovers . All rights reserved
Port Numbay - Papua